Teluk Kepayang,- Sebanyak 10 desa yang berada diwalayah dikecamatan teluk kepayang mengutus anggota linmas desanya untuk mengikuti pelatihan tersebut, Kecamatan Teluk Kepayang melalui Kasi Terantib menjalin kerjasama dengan pihak terkait salah satunya dengan pihak Koramil dan pihak Polsek dalam pelatihan dan pembinaan anggota linmas di Kecamatan Teluk Kepayang. Linmas sendiri sangat berperan penting dalam menjaga perlindungan masyarakat di wilayah sekitarnya . Pelatihan dan Pembinaan Linmas dimaksud untuk memberikan pemahaman dibidang pengamanan, pertahanan dan kesiapsiagaan guna menghadapi pemilihan umum dan apabila terjadi suatu bencana. Pelatihan dan Pembinaan sendiri berlokasi di Kecamatan Teluk Kepayang, Kamis (17/11/2022).
Dalam sambutan Camat Teluk Kepayang dalam hal ini diwakili oleh Masman, S.Sos selaku Kasi Ketentraman dan Ketertiban Umum Kecamatan Teluk Kepayang mengucapkan terima kasih kepada peserta linmas yang sudah berhadir mengikuti kegiatan ini, juga tak lupa mengucapkan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah mendukung penuh kegiatan pembinaan ini. Dirinya berharap dengan adanya kegiatan seperti ini kemampuan serta kedisiplinan Anggota Satlinmas Desa dapat meningkatkan.
“Walau rata-rata anggota linmas sudah tidak muda lagi, tetapi mereka tetap semangat dalam pelaksanaan PBB, semoga melalui kegiatan ini linmas desa semakin giat dalam perannya di masyarakat untuk menjaga keamanan di desanya masing-masing,” terangnya.
Sementara Kasat Pol PP dan Damkar Tanah bumbu melalui Kabid Trantibum, Abdul Rahim, mengatakan kegiatan pelatihan dan pembinaaan linmas se kecamatan teluk kepayang ini dilaksanakan tidak lain untuk peningkatan kapasitas SDM anggota linmas Desa sendiri.
Ini tujuannya peningkatan kapasitas linmas desa dalam rangka deteksi dini gangguan ketertiban umun ditingkat desa agar mereka bisa lebih terampil dan berkualitas dalam segala situasi penanganan bencana alam,- pungkasnya.
Pelaksanaan kegiatan ini juga kolaborasi dengan BPBD, Koramil , Polsek dan Kecamatan. Mereka (para anggota linmas) mendapatkan materi dari para ahlinya untuk menyikapi persoalan ketertiban umun.
Pelatihan bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan dari TNI keterampilan baris-berbaris serta membukan wawasan kebangsaan sehingga mempunyai wawasan yang luas, Polsek mengenai bidang kantibmas, BPBD menyampaikan bahwa peran dan fungsi satlinmas dalam membantu penanganan dan penanggulangan bencana sesuai dengan Permendagri Nomor 26 Tahun 2020.
"Terakhir beliau berpesan agar semua wilayah kecamatan teluk kepayang dalam keadaan tertib dan aman sehingga lingkungan kita menjadi nyaman," harapnya.
Para satlinmas ini juga diberikan sejumlah materi, yaitu PBB dasar, kecakapan khusus, bela diri sederhana, dan (teknik) dalam penanggulangan bencana.
Melalui kegiatan ini diharapkan anggota linmas semakin mengerti dan meningkat kedisiplinan, sehingga dalam kegiatan apapun di masyarakat dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.
Selain itu tugas Satlinmas ke depan semakin penuh dengan tantangan, yaitu dihadapkan dengan kondisi masyarakat saat ini jadi harus dilaksanakan dengan keikhlasan dan semangat pengabdian kepada masyarakat,"- kata Briptu Rahmat.
Disamping itu Dalam Penyampaian Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanah Bumbu Melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan menyampaikan mandat dari Kepala Pelaksana Kab. Tanah Bumbu terkait pengenalan aplikasi "SIMPATI BALADEWA" (Sistem Penanganan Bencana Terintegrasi Dengan Barisan Relawan Daerah Rawan Bencana).
"Menurut beliau untuk kedepan nya penanganan penanggulangan bencana, semoga aplikasi ini sudah bisa digunakan secara efisien dalam penanggulangan dan penanganan bencana secara lebih cepat, tepat, terukur dan sesuai kebutuhan di lapangan",- katanya .
"Dia juga menambahkan Kecamatan Teluk Kepayang merupakan salah satu daerah rawan bencana banjir seperti Desa Mangkalapi, Desa Hati'if,Desa Tapus, Desa, dan Desa Tibarau Panjang dan ini memang daerah yang sangat rawan bencana. Rencanya di bulan november ini beliau akan melakukan pemasangat alat pendeteksi dini rawan bencana EWS (Early Warning System)".
Untuk pemasangan alat pengukur ketinggian air nya itu berada di Desa Mangkalapi dan untuk sirenenya (Alarm) rencanaya akan dipasang di Desa Tapus, jika alat ini sudah bisa beroperasi dan mudah-mudahan nanti akhir bulan november sudah bisa beroperasi.
disamping itu untuk kenaiakan level air juga ada beberapa tahapan, seperti kenaikan air normal dan kenaikan air yang memang berpotensi banjir . nah itu nanti sensor nya akan hidup dan mengirimkan sinyal.
Dan untuk bunyi sirene pun juga ada 4 (empat) jenis yaitu ada bunyi sedang, sedang tinggi, status siaga dan waspada, sehingga memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam mendeteksi banjir", tutup Dwi Kesuma Putra, S.E., MM.
Turut berhadir dalam kegiatan itu Sekretaris Satpol PP dan Damkar Kab. Tanbu, M. Arif Rahman Hakim, Kabid Trantibum Abdul Rahim, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kab. Tanbu, Dwi Kesuma Putra, S.E.,M.M., Koramil Kusan Hulu-Teluk Kepayang, Serma Nur Hadi, Polsek Kusan Hulu- Teluk Kepayang, Briptu Rahmat dan Pejabat dan Staf Kecamatan Teluk Kepayang.