Teluk Kepayang,- Desa Tibarau Panjang Merupapakan 10 di antara Desa yang yang berada di wilayah Kecamatan Teluk Kepayang yang mewakili Kecamatan teluk kepayang mengikuti Penilaian Lomba Inovasi Desa Dalam Rangka Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting Tingkat Kabupaten Tanah Bumbu yaitu bertempat di Desa Tibarau Panjang, Selasa (01/11/2022).
Masyarakat Desa Tibarau Panjang begitu antusias dengan adanya lomba inovasi Desa. Berbagai persiapan sudah dilakukan oleh masyarakat dibawah pimpinan Kepala Desa Tibarau Panjang, Junaidi, S.Pd.I dan dibawah binaan Camat Teluk Kepayang bersama jajarannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan bersama para anggotanya dan Tim Puskesmas Teluk Kepayang.
Fungsional PSM Ahli Muda Kabupaten Tanah Bumbu, Noorhasanah, S.Ag selaku Ketua Tim Penilaian Lomba Inovasi Desa mengatakan, setiap tahun Pemerintah selalu menggelar lomba inovasi desa dalam rangka percepatan penurunan dan pencegahan stunting juga menyampaikan rasa terimakasih nya kepada pemerintah desa tibarau panjang karna sudah mempasilitasi kegiatan stunting ini dengan baik juga memperkenalkan seluruh tim penilai lomba percepatan dan pencegahan stunting yang bekerjasama dengan dinas-dinas terkait di Kab. Tanah Bumbu dan akan melihat sampai mana penangangan yang telah di lakukan oleh pihak Desa tibarau panjang dan langkah-langkah apa saja yang telah di lakukan untuk percepatan dan pencegahan dalam penangan stunting di desa tibarau panjang.
Tim Penilai terdiri dari TP PKK Kabupaten, Bappeda, Dinkes, Dinsos, Disdikbud, Dinas PUPR, Diskominfo, Dinas PMD, DKBP3A,Disperkimtan dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Dalam sambutannya Kepala Desa Tibarau Panjang, Junaidi S, Pd.I mengucapkan
“Atas nama aparatur Desa, saya mengucapkan ribuan terimakasih yang tak terhingga khusus nya kepada pemerintah Kecamatan Teluk Kepayang beserta jajarannya, karena selama menjelang penilaian selalu inten melakukan pendampingan dan pembinaan secara nyata,”. Juga tak lupa mengucapakan ribuan terimakasih kepada seluruh Tim Puskesmas Teluk Kepayang yang mana selama satu minggu menuntun dan membina kami sehigga acara bisa terlaksana,- ujarnya.
Mewakili seluruh warga Desa Tibarau Panjang, dirinya mengucapkan selamat datang kepada tim penilai lomba inovasi desa dari Kabupaten. Walaupun desa nya jauh dari kata sempurna.
Ia mengatakan langkah yang sudah dilakukan dalam penanganan dan pengurangan angka stunting di desa yaitu dengan cara membuatkan jamban sehat sebanyak 10 buah dengan mengunakan dana desa kepada warga yang terindikasi stunting.
Nah, barulah di tahun 2021 desa tibarau panjang mendapatkan bantuan 100 buah MCK dari dinas PUPR Kab Tanah Bumbu, saat ini desa tibarau panjang sudah 100 persen mengunakan jambat sehat,- pungkasnya.
Camat Teluk Kepayang H. Joni Suwarno, M.IP dalam sambutannya pada acara ini pertama-tama beliau tak lupa menyampaikan bahwa khususnya di desa tibarau panjang terkait kegiatan keagamaannya juga sudah berjalan, bahkan 10 desa wilayah kecamatan teluk kepayang smuanya sudah melaksanakan program satu desa satu masjid.
Dengan ada nya kegiatan progam ini tentunya sangat baik dalam mendidik anak-anak', ucapnya.
"Juga sudah mencanangkan germas melalui koordinasi dengan kepala puskesmas,polsek, danramil dan pemerintah desa setempat.
Bisa di kata germas ini lah menjadi salah kunci utama dalam penangan stunting, agar masyarakat dapat melakukan prilaku hidup sehat", sambungnya.
"Secara teknis memang sudah beberapa tahun semua desa sudah melaksanakan upaya-upaya dan penangan stunting di desa masing-masing.
Hal ini dapat kita lihat indikasinya setiap tahun desa itu memprogramkan anggaran, mengalokasikan anggaran untuk pencegahan stunting", katanya.
Dimana tahun ini Kecamatan Teluk Kepayang sendiri untuk penyandang stuntingn sebanyak 31 di 10 desa, dua desa terbesar penyadang angka stunting nya yaitu desa tibarau panjang dan desa teluk kepayang masing-masing 7 anak.
Kalo kita lihat semua desa sudah mealokasikan dana desanya, smua desa juga sudah memiliki kader, semua desa sudah memilik tenanga medis baik itu bidan desa maupun perawat desa tetapi kenapa masih ada stunting.
"Oleh karenanya, untuk ini kita perlu mengatur ulang dengan mengisis inovasi-inovasi baru,kususnya bagiaman kita menangani stunting ini"- tandasnya.
Camat juga tak lupa mengajak semua unsur-unsur yang terkait untuk selalu bergotong royong bahu membahu dalam memerangi stunting.
Ia mengatakan semua kader yang ada di wilayah Kecamatan Teluk Kepayang harus proaktif dan mampu memberikan inovasi, agar menjadi lebih semangat dalam menggerakan kesehatan masyarakat, karena walaupun bagaimana kader yang lebih mengetahui dan menjadi ujung tombak di desa , juga mengucapkan terimakasih kepada para kader yang selalu membantu dan berperan aktif dalam pelayanan posyandu dan kegiatan ibu hamil.
terakhir Camat mengatakan setelah diadakan acara ini diharapkan bisa menekan angka stunting yang ada di Desa Tibarau Panjang, bahkan tidak ada lagi anak penyandang stunting, harapan H. Joni Suwarno, M.IP di akhir sambutannya.
Dengan adanya data-data anak balita yang terhimpun secara cepat dan akurat inilah yang akan menjadi dasar serta kebijakan Pemerintah Desa tibarau panjang untuk mengambil langkah dan tindakan lebih cepat bagi para balita yang termasuk dalam kategori gizi buruk seperti memberikan asupan gizi, Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sehingga tumbuh kembang anak dapat optimal sesuai yang diharapkan.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Ketua TP PKK Kecamatan, TP PKK Desa, Babinsa,Babikhamtibmas,Kepala Puskesmas Teluk Kepayang, Kepala Desa Tapus, Kepala Desa Dadap Kusan Raya, Kader dan Petugas Kesehatan Desa.
(KTK)